News Banggae – Sebuah kebakaran terjadi di Kelurahan Banggae, Kecamatan Marbo, pada Kamis (28/8) malam, yang menghanguskan beberapa bangunan milik warga. Dalam proses pemadaman, insiden antara petugas pemadam kebakaran dengan sejumlah warga sempat mewarnai jalannya misi penyelamatan.

Menurut informasi, api mulai berkobar sekitar pukul 20.30 WITA dan dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya akibat material yang mudah terbakar. Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran segera diterjunkan ke lokasi bersama armada mobil tangki air untuk menjinakkan api.
Baca Juga : Bupati Takalar lepas santri Alfatih ikuti Jambore International
Ketegangan di Lokasi
Namun, saat proses pemadaman berlangsung, terjadi kericuhan antara petugas dan warga yang panik. Beberapa warga menilai petugas lambat dalam mengarahkan selang air, sementara petugas menegaskan bahwa mereka harus mengikuti prosedur keselamatan agar misi berjalan efektif dan tidak membahayakan tim maupun warga sekitar.
Situasi sempat memanas, tetapi akhirnya dapat diredam setelah aparat kepolisian dan tokoh masyarakat turun tangan menenangkan pihak-pihak yang terlibat.
Pernyataan Resmi dari Pemadam Kebakaran
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten setempat menjelaskan bahwa insiden tersebut berawal dari miskomunikasi. “Kami memahami kondisi warga yang panik saat melihat rumah mereka terbakar. Namun, petugas kami tetap bekerja sesuai standar operasional, sehingga tidak bisa sembarangan menyalurkan air tanpa memastikan titik api yang paling berbahaya terlebih dahulu,” jelasnya.
Pihaknya juga menegaskan bahwa prioritas utama adalah memutus jalur merambatnya api agar tidak meluas ke pemukiman padat penduduk. Berkat kerja keras petugas, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 23.00 WITA.
Kerugian dan Tindak Lanjut
Berdasarkan data sementara, kebakaran ini menghanguskan sedikitnya tiga rumah dan satu kios, dengan kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski beberapa warga dilaporkan mengalami luka ringan akibat mencoba menyelamatkan barang-barang mereka.
Pemerintah kecamatan bersama aparat desa telah menyiapkan bantuan darurat berupa tenda, makanan siap saji, dan kebutuhan pokok bagi warga terdampak. Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran, yang diduga dipicu oleh arus pendek listrik.
Harapan ke Depan
Insiden ini diharapkan menjadi pelajaran bagi semua pihak agar tetap tenang dan bekerja sama dengan petugas saat bencana terjadi. Kolaborasi antara warga dan aparat sangat penting untuk meminimalisir kerugian sekaligus mempercepat proses penanganan darurat.
Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, masyarakat Banggae, Kecamatan Marbo, diyakini dapat segera bangkit kembali pascakebakaran ini.









