News Banggae – Dalam upaya memperkuat hubungan serta meningkatkan kualitas komunikasi publik di sektor hulu migas, SKK Migas bersama Joint Operating Body (JOB) Tomori kembali menggelar kegiatan edukasi media bagi jurnalis Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Program ini melibatkan PWI Banggai dan sejumlah wartawan lokal yang dilaksanakan di Yogyakarta pada 1–2 Desember 2025.

Perkuat Kolaborasi dengan Media
SKK Migas dan JOB Tomori menilai peran jurnalis sangat penting dalam menyampaikan informasi yang akurat terkait kegiatan industri migas, terutama di wilayah Banggai yang menjadi salah satu daerah operasi strategis. Melalui edukasi media, hubungan lembaga migas dengan insan pers diharapkan semakin harmonis dan produktif.
Baca Juga : SMAN 1 Masama Raih Juara Umum Porseni HGN Kecamatan Masama 2025
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus menjaga hubungan baik dengan rekan-rekan media. Jurnalis adalah mitra strategis dalam menyediakan informasi yang benar dan berimbang kepada masyarakat,” ujar perwakilan SKK Migas dalam sambutannya.
Program ini juga menjadi sarana diskusi terbuka antara perusahaan dan pers untuk memahami kebutuhan informasi serta tantangan pemberitaan migas di daerah.
Materi Edukasi: Industri Migas hingga Teknik Jurnalistik
Selama dua hari kegiatan, peserta mendapatkan sejumlah materi terkait industri migas, regulasi, keselamatan kerja, dan perkembangan proyek-proyek hulu migas di Banggai. Selain itu, jurnalis juga mengikuti sesi peningkatan kapasitas jurnalistik, termasuk penulisan berita energi, verifikasi informasi, serta etika peliputan sektor industri.
Perwakilan JOB Tomori menyampaikan bahwa edukasi ini menjadi agenda rutin sebagai dukungan untuk peningkatan kompetensi jurnalis lokal.
“Dengan memahami proses bisnis dan aspek teknis di sektor migas, kami berharap jurnalis Banggai dapat menghasilkan pemberitaan yang semakin akurat, mendalam, dan bermanfaat bagi publik,” kata pihak JOB Tomori.
Peran Media Daerah Dianggap Penting
Media lokal Banggai dianggap memiliki peran kunci dalam mengawal perkembangan industri migas yang menjadi salah satu penggerak ekonomi di daerah tersebut. Melalui pemberitaan yang edukatif dan konstruktif, media dapat membantu masyarakat memahami dampak, manfaat, serta tantangan kegiatan migas.
Ketua PWI Banggai yang ikut hadir menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini. Ia menyebut kegiatan tersebut memberi ruang pembelajaran sekaligus mempererat kemitraan antara pers dan pelaku industri.
“Ini kesempatan bagus bagi jurnalis untuk menambah wawasan tentang energi dan migas. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas pemberitaan,” ujarnya.
Dukung Ekosistem Informasi yang Berkualitas
SKK Migas dan JOB Tomori berharap edukasi media ini mampu membangun ekosistem informasi yang sehat dan berkualitas di Banggai. Dengan jurnalis yang memahami isu migas secara komprehensif, diharapkan komunikasi antara industri, pemerintah daerah, dan masyarakat akan semakin efektif.
Kegiatan ini ditutup dengan dialog interaktif dan penyampaian rekomendasi untuk penguatan sinergi ke depan.










